Liburan tanpa jauh: Staycation Impian 2026 di Sekitarmu
Staycation adalah pilihan liburan praktis yang semakin digemari masyarakat Indonesia, terutama untuk menghindari biaya besar dan waktu perjalanan yang lama. Pada tahun 2026, tren staycation diprediksi akan terus meningkat seiring dengan kesadaran akan pentingnya kenyamanan dan keberlanjutan lingkungan sekitar. Data terbaru menunjukkan bahwa 68% wisatawan Indonesia lebih memilih liburan lokal ketimbang pergi ke luar negeri, dengan rata-rata pengeluaran sekitar Rp2 juta sampai Rp5 juta per minggu. Tren ini tidak hanya menguntungkan perekonomian lokal, tetapi juga membantu mengurangi dampak lingkungan akibat perjalanan jauh.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga mendukung pengembangan wisata lokal melalui program Wonderful Indonesia yang menargetkan 20 juta wisatawan domestik pada tahun 2026. Program ini melibatkan destinasi-destinasi potensial di sekitar kota-kota besar, seperti Bandung, Yogyakarta, dan Bali bagian selatan. Dengan begitu, staycation bukan hanya sekadar liburan, tetapi juga menjadi gaya hidup yang lebih sadar akan keberlanjutan dan efisiensi.
Mengapa Staycation Menjadi Pilihan Utama di 2026?
Tren staycation semakin populer karena menawarkan berbagai keuntungan yang sulit ditolak. Pertama, pengeluaran lebih terkontrol. Berbeda dengan liburan internasional yang membutuhkan biaya mahal untuk tiket pesawat, akomodasi, dan keperluan lainnya, staycation memungkinkan Anda menikmati fasilitas premium dengan anggaran yang lebih ringan. Contohnya, menginap di hotel bintang empat di Bandung hanya menghabiskan Rp700 ribu sampai Rp1,5 juta per malam, jauh lebih murah dibandingkan menginap di luar negeri.
Kedua, waktu lebih efisien. Anda tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam di bandara atau transportasi umum yang melelahkan. Staycation memungkinkan Anda untuk pergi dan pulang kapan saja tanpa hambatan. Selain itu, Anda juga bisa merencanakan kegiatan yang lebih fleksibel, seperti mengunjungi spa, kafe, atau tempat wisata terdekat tanpa terikat jadwal ketat.
In addition, staycation juga mendukung ekonomi lokal dengan cara yang lebih berkelanjutan. Ketika Anda memilih untuk berlibur di sekitar tempat tinggal, uang yang Anda keluarkan akan langsung dirasakan oleh pelaku usaha setempat, mulai dari penginapan, restoran, hingga toko-toko oleh-oleh. Data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebutkan bahwa setiap Rp1 juta yang dihabiskan untuk staycation dapat menciptakan lapangan kerja bagi 3-5 orang di daerah tersebut.
Apa Saja Keunggulan Staycation yang Wajib Kamu Coba di 2026?
1. Akses Mudah ke Destinasi Wisata Terkenal
Salah satu alasan utama mengapa staycation semakin diminati adalah karena Indonesia memiliki begitu banyak destinasi wisata menakjubkan yang terletak dekat dengan pusat kota. Misalnya, di Jakarta, Anda bisa menikmati keindahan alam di Taman Mini Indonesia Indah atau bersantai di pantai Anyer yang hanya berjarak 2-3 jam perjalanan. Sementara itu, di Surabaya, Anda bisa menjelajahi wisata alam seperti Banyuwangi atau Malang yang terkenal dengan keindahan alamnya.
Bagi pecinta sejarah, Yogyakarta menawarkan pengalaman yang tak terlupakan dengan kunjungan ke Candi Borobudur, Keraton Yogyakarta, atau menikmati keindahan alam di Gunung Merapi. Semua destinasi ini mudah diakses dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum, sehingga Anda tidak perlu repot-repot membawa banyak barang atau mengatur jadwal perjalanan yang rumit.
2. Pilihan Akomodasi yang Beragam dan Terjangkau
Pada tahun 2026, industri penginapan di Indonesia semakin berkembang dengan menghadirkan berbagai pilihan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda. Mulai dari hotel bintang lima dengan fasilitas mewah, villa pribadi dengan pemandangan laut, hingga hostel yang ramah di kantong. Salah satu tren yang sedang naik daun adalah glamping (glamorous camping), yang menggabungkan pengalaman berkemah dengan fasilitas modern seperti tempat tidur nyaman, AC, dan kamar mandi pribadi.
Harga menginap di glamping biasanya berkisar antara Rp300 ribu sampai Rp1 juta per malam, tergantung pada fasilitas yang ditawarkan. Selain itu, banyak hotel dan penginapan yang kini menawarkan paket staycation dengan harga promo, seperti diskon 20-30% untuk pemesanan 3 hari 2 malam. Paket ini biasanya sudah termasuk sarapan, akses ke kolam renang, atau kunjungan ke tempat wisata terdekat.
3. Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Nikmati Tanpa Harus Pergi Jauh
Staycation bukan hanya tentang bersantai di kamar hotel. Pada tahun 2026, banyak hotel dan tempat wisata yang menawarkan aktivitas menarik untuk pengunjung, seperti kelas memasak, yoga, atau bahkan olahraga air. Misalnya, di hotel-hotel di Bali bagian selatan, Anda bisa mengikuti kelas memasak tradisional Bali di mana Anda akan diajarkan cara membuat hidangan khas seperti babi guling atau lauk-pauk segar.
Selain itu, banyak tempat wisata alam yang kini menyediakan fasilitas olahraga ekstrem seperti flying fox, hiking, atau bahkan paralayang. Di daerah Puncak, Bogor, Anda bisa mencoba flying fox dengan pemandangan hijau yang menyejukkan. Sementara itu, di daerah Bandung Selatan, Anda bisa menjelajahi perkebunan teh atau mencoba aktivitas outbond yang menyenangkan untuk keluarga.
Bagaimana Cara Merencanakan Staycation Impian di 2026?
Merencanakan staycation yang sempurna tidak perlu rumit. Yang terpenting adalah Anda mengetahui kebutuhan dan preferensi Anda. Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk merencanakan staycation yang tak terlupakan di 2026:
1. Tentukan Tujuan dan Durasi Staycation
Pertama, tentukan apa yang ingin Anda capai dari staycation tersebut. Apakah Anda ingin bersantai sepenuhnya, menjelajahi tempat-tempat baru, atau mencoba aktivitas tertentu? Setelah itu, tentukan durasi staycation. Apakah Anda hanya memiliki waktu 2 hari, 3 hari, atau seminggu penuh? Dengan mengetahui tujuan dan durasi, Anda bisa lebih mudah memilih destinasi dan akomodasi yang sesuai.
Sebagai contoh, jika Anda ingin staycation yang santai, Anda bisa memilih untuk menginap di villa pribadi dengan pemandangan laut di daerah Anyer atau Bali. Namun, jika Anda ingin staycation yang lebih aktif, Anda bisa memilih untuk menginap di hotel di daerah Puncak atau Bandung dan menjelajahi tempat-tempat wisata alam di sekitarnya.
2. Cari Tahu Paket-Paket Promo dari Hotel dan Tempat Wisata
Pada tahun 2026, banyak hotel dan tempat wisata yang menawarkan paket promo menarik untuk menarik pengunjung. Paket-paket ini biasanya sudah termasuk fasilitas tambahan seperti sarapan, akses ke kolam renang, atau kunjungan ke tempat wisata terdekat. Anda bisa mencari informasi ini melalui website hotel, aplikasi travel, atau media sosial.
Salah satu contoh paket promo yang populer adalah Staycation Romantic Package yang ditawarkan oleh banyak hotel di daerah Bali dan Yogyakarta. Paket ini biasanya sudah termasuk makan malam romantis, akses ke spa, dan kunjungan ke tempat-tempat wisata terdekat. Harga paket ini biasanya berkisar antara Rp1,5 juta sampai Rp3 juta untuk 2 hari 1 malam.
3. Siapkan Anggaran dan Rencanakan Aktivitas dengan Matang
Setelah menentukan tujuan dan destinasi, langkah berikutnya adalah menyiapkan anggaran. Buatlah daftar pengeluaran yang mungkin Anda keluarkan selama staycation, seperti biaya transportasi, akomodasi, makan, dan aktivitas. Dengan begitu, Anda bisa menghindari pengeluaran yang tidak terduga.
Selain itu, rencanakan aktivitas yang ingin Anda lakukan selama staycation. Apakah Anda ingin mengunjungi tempat wisata, mencoba aktivitas baru, atau hanya bersantai di hotel? Dengan merencanakan aktivitas dengan matang, Anda bisa memaksimalkan waktu dan pengalaman staycation Anda.
Tren Staycation di 2026: Apa yang Menjadi Sorotan?
1. Staycation Berkelanjutan (Sustainable Staycation)
Pada tahun 2026, tren staycation yang semakin populer adalah sustainable staycation. Konsep ini menekankan pada pengalaman liburan yang ramah lingkungan dan mendukung keberlanjutan lingkungan sekitar. Banyak hotel dan tempat wisata yang kini menerapkan praktik-praktik ramah lingkungan, seperti penggunaan energi terbarukan, pengurangan penggunaan plastik, dan pengelolaan sampah yang baik.
Contohnya, di daerah Ubud, Bali, banyak hotel yang sudah menggunakan panel surya untuk memasok kebutuhan listrik mereka. Selain itu, banyak juga hotel yang menawarkan aktivitas yang mendukung lingkungan, seperti penanaman pohon atau membersihkan pantai. Dengan memilih staycation yang berkelanjutan, Anda tidak hanya menikmati liburan yang menyenangkan, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
2. Staycation Digital Detox
Digital detox adalah tren staycation yang semakin populer di kalangan milenial dan Gen Z. Konsep ini menekankan pada pengalaman liburan yang bebas dari gangguan teknologi, sehingga Anda bisa lebih menikmati momen-momen berharga bersama keluarga atau pasangan. Banyak hotel yang kini menawarkan paket digital detox, di mana Anda diminta untuk menyerahkan ponsel atau perangkat elektronik lainnya selama masa staycation.
Selama staycation digital detox, Anda bisa menikmati berbagai aktivitas yang lebih menyenangkan, seperti membaca buku, bermain game tradisional, atau hanya bersantai sambil menikmati pemandangan sekitar. Banyak orang yang merasa lebih rileks dan bahagia setelah mencoba staycation digital detox, karena mereka tidak lagi terikat dengan notifikasi atau gangguan dari dunia maya.
3. Staycation dengan Konsep “Workation”
Konsep workation atau gabungan antara bekerja dan berlibur semakin diminati di kalangan profesional. Pada tahun 2026, banyak hotel dan tempat wisata yang menawarkan fasilitas yang mendukung kerja jarak jauh, seperti akses internet yang cepat, ruang kerja yang nyaman, dan suasana yang tenang. Dengan workation, Anda bisa bekerja dengan produktif sambil menikmati suasana liburan yang menyenangkan.
Contohnya, di daerah Bandung atau Yogyakarta, banyak hotel yang menawarkan paket workation dengan harga terjangkau. Paket ini biasanya sudah termasuk akses ke ruang kerja, makan siang, dan akses ke fasilitas olahraga atau rekreasi. Dengan workation, Anda tidak perlu lagi memilih antara bekerja atau berlibur, karena keduanya bisa Anda nikmati secara bersamaan.
FAQ Seputar Staycation 2026
Apakah staycation cocok untuk keluarga dengan anak-anak?
Tentu saja! Staycation sangat cocok untuk keluarga dengan anak-anak karena Anda bisa memilih destinasi yang ramah anak, seperti taman bermain, kebun binatang, atau hotel dengan fasilitas kolam renang dan permainan anak. Selain itu, Anda juga bisa memilih aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak, seperti kelas melukis atau bermain di alam terbuka.
Berapa perkiraan biaya staycation per minggu di 2026?
Perkiraan biaya staycation per minggu di 2026 bervariasi tergantung pada destinasi dan pilihan akomodasi. Untuk akomodasi kelas menengah seperti hotel bintang tiga atau villa, biaya berkisar antara Rp2 juta sampai Rp5 juta per minggu. Namun, jika Anda memilih penginapan yang lebih mewah atau paket-paket promo, biaya bisa lebih tinggi lagi.
Bagaimana cara memilih staycation yang tepat untuk pasangan?
Untuk staycation yang romantis dengan pasangan, pilihlah destinasi yang menawarkan suasana tenang dan indah, seperti villa pribadi dengan pemandangan laut atau hotel di pegunungan. Selain itu, pilihlah paket staycation yang sudah termasuk aktivitas romantis, seperti makan malam di tempat yang bersih atau spa untuk dua orang. Pastikan juga untuk memilih waktu yang tepat agar tidak terganggu oleh keramaian atau cuaca buruk.
Staycation bukan lagi sekadar alternatif liburan, tetapi telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia di tahun 2026. Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, mulai dari pengeluaran yang lebih terkontrol, akses mudah ke destinasi wisata, hingga aktivitas yang beragam, staycation layak untuk dicoba. Apalagi dengan dukungan pemerintah dan tren yang semakin berkembang, pengalaman staycation di tahun 2026 dipastikan akan semakin menakjubkan dan tak terlupakan.
Jadi, tunggu apa lagi? Rencanakan staycation impian Anda sekarang dan nikmati liburan yang praktis, hemat, dan menyenangkan tanpa harus jauh-jauh pergi. Selamat berlibur!
#Staycation2026, #LiburanLokal, #WisataIndonesia

Lebih Banyak Berita
Ekowisata 2026: Destinasi Wisata Masa Depan yang Menakjubkan
Rahasia Wisata Indonesia 2026: Destinasi Baru yang Wajib
Aturan Baru Malioboro 2026: Jadwal Bebas Kendaraan & Parkir